DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MINUM TEH

Minum
teh sudah menjadi tradisi di berbagai Negara termasuk Indonesia. Bahkan
di Jepang terdapat prosesi khusus dalam minum teh. Barangkali dahulu
mereka minum teh karena kebiasaan. Akan tetapi ternyata minum teh
memberikan pengaruh terhadap kesehatan manusia. Berikut manfaat dan efek
negatifnya.
Manfaat dari Minum Teh :
1. Memperkuat Gigi & Mencegah Karies pada Gigi
Unsur Flouride ( F ) yang cukup tinggi pada Teh, dapat membantu dalam
mencegah tumbuhnya karies pada gigi serta dapat memperkuat gigi
2. Mengurangi Resiko Keracunan Makanan
Unsur Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ), telah terbukti
bahwa unsur tersebut memiliki kemampuan untuk menghentikan pertumbuhan
beberapa bakteri yang menyebabkan keracunan makanan ( menurut penelitian
dari Taiwan dan Jepang ).
3. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Dengan adanya vitamin C dan vitamin E, maka Teh dapat juga membantu memperkuat daya tahan tubuh.
4. Menyegarkan Tubuh
Teh mengandung sejenis kafein yang berbeda dengan kopi, maka Teh juga
dapat merangsang sistem syaraf tubuh kita sehingga pengambilanoksigen
kedalam tubuh lebih lancar.
5. Mencegah Tekanan Darah Tinggi
Epigallocatechin dan epicatechin gallat yang merupakan varian dari
catechin, tenyata mampu bertindak sebagai inhibitor dari pada
angiotensin trasferase, yaitu enzim penyebab tekanan darah tinggi. Lebih
lanjut dapat pula disimpulkan bahwa dengan kemampuan catechin untuk
mencegah tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol dalam darah
dan menangkal radikal bebas, maka catechin juga bisa mengurangi resiko
penyakit kardiovascular.
6. Menangkal Kolesterol
Catechin, ternyata juga telah dibuktikan bahwa dapat mengurangi
penimbunan kolesterol dalam darah dan mempercepat pembuangan kolesterol
melalui feces.
7. Mengoptimalkan Metabolisme Gula
Mangan (Mn), yang terkandung dalam Teh bisa membantu penguraian gula
menjadi energi. Dengan demikian Teh bisa membantu menjaga kadar gula
dalam darah.
8. Mencegah Pertumbuhan Kanker
Kemampuan Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ) dapat
menghambat terjadinya mutasi pada sel -sel tubuh dan menetralisir
radikal bebas.
9. Mencegah penyakit jantung.
Zat flavonoid dan mangan yang terkandung dalam teh dapat mencegah serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan serangan jantung.
10. Memperlambat penuaan
Teh mengandung senyawa polifenol dan antioksidan yang berfungsi
memperlambat penuaan dini. Kandungan antioksidan menyebabkan umur hidup
sel tubuh menjadi lebih panjang dan regenerasi sel berlangsung lebih
lancar. Membasuh teh “basi” ke bagian muka juga konon dapat membuat
kulit halus, cerah, dan menyembuhkan luka jerawat. Jika diulas ke rambut
juga bisa mencegah uban.
11. Mencegah perdarahan
Kandungan vitamin K yang cukup tinggi pada teh berfungsi dalam pembekuan
darah sehingga dapat mencegah pendarahan. Jika terjatuh, luka bisa
dibersihkan dengan air teh yang pekat dan hangat.
12. Melangsingkan badan.
Kandungan serat pada teh menyebabkan sistem pencernaan dalam tubuh
berlangsung secara tidak berlarut-larut. Akibatnya, karbohidrat yang
berhasil diserap tubuh menjadi lebih sedikit yang akhirnya membantu
upaya mengurangi bobot tubuh.
13. Menurut peneliti di Hongkong, teh hijau ternyata juga berguna untuk mencegah osteoporosis dan penyakit tulang lainnya.
Bahaya Dari Minum Teh :
Teh memang dapat memberikan manfaat bagi para peminumnya, tetapi ada
jugabeberapa orang tertentu yang dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi teh
terlalu banyak karena bisa menjadi bumerang bagi kesehatannya
Orang-orang tersebut adalah:
1. Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan tak dapat menahan
kencing atau inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan pembuangan
air kemih. Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan
semakin memberatkan penyakit pasien tersebut.
2. Wanita hamil
Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai
kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau
ia terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat
bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi
semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh. Ini selain dapat
mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga
dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan zat besi
bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia dan
kekurangan zat besi.
3. Wanita yang sedang menyusui
Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Hal ini
karena salah satu dari racun dalam teh (kafein) bisa mempengaruhi
pengeluaran air susu, sehingga ASI menjadi berkurang, selain itu kafein
juga bisa masuk kedalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat
mengakibatkan usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak
henti2nya.
4. Orang yang sedang demam
Untuk orang yang sedang menderita demam, minum teh bukannya dapat
menurunkan suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas
tubuhnya. Hal ini dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh
dapat meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu
badan menjadi hilang atau berkurang.
5. Orang yang lemah saraf dan mengalami insomnia
Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum teh karena hanya akan
semakin memperparah penyakitnya. Hal ini disebabkan kandungan kafein
dalam teh dapat mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan
metabolisme dasar, sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa
gelisah.
6. Orang yang kurang darah
Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros
hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap
tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah
dapat diserap melalui tubuh. Asam tanat dalam teh sangat mudah
bersenyawa dengan zat besi dan membentuk asam tanat feros larut yang
merintangi penyerapan zat besi. Bila tubuh orang yang kurang darah
kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam tubuh bisa berkurang, dan
penyakitnya bisa bertambah parah.
7. Orang yang mengalami sembelit
Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam teh mempunyai
peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila
mereka nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah
parah.
8. Anak-anak
Minum teh tidak terlalu baik untuk anak2, hal ini dikarenakan setelah
minum teh anak2 akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makannya
menurun, selaput lendir saluran pencernaan menyusut sehingga
mempengaruhi pencernaan makanan dan penyerapannya.Asam tanat dalam teh
juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B dan zat besi dalam makanan
sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan menuyustnya volume
eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia atau kurang darah.
9. Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan mengidap jantung teh
memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang telah terlanjur
menderita penyakit jantung merek harus menghindari minum teh kental,
karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan
tekanan darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan
berdetak cepat,merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau
tidak adanya irama jantung.
Setelah mengetahui beberapa sebab mereka pantang minum teh tentunya akan
menjadi perhatian bagi kita. Walaupun teh juga mempunyai manfaat bagi
kesehatan tapi efek kesehatan teh lebih bersifat sebagai
preventif(mencegah). Dan itupun akan berarti jika teh diminum secara
teratur dan dengan takaran yang tepat.
10. Memicu mag
Orang tak boleh minum teh jika menderita mag kronis. Alih-alih sembuh
justru dapat memicu sakit karena teh dapat “menggerus” dinding usus. Teh
boleh diminum jika larutannya tidak pekat.